Desember 7, 2022

Kolik adalah kondisi ketika anak rewel dan menangis tanpa sebab yang jelas. Biasanya kolik terjadi pada bayi yang baru lahir sampai beberapa bulan pada awal kehidupannya. Meskipun termasuk hal yang normal, bayi kolik setiap hari pasti membuat orang tua menjadi cemas. Kendati demikian, anda tidak boleh salah kaprah. Sebaiknya pahami beberapa fakta kolik berikut ini.

Fakta Tentang Kolik pada Bayi

  1. Kolik Bukan Indikasi Masalah pada Tubuh

Ketika bayi menangis secara terus menerus, sebagian besar orang tua akan merasa khawatir dan langsung berpikir bahwa ada masalah pada tubuh si kecil. Biasanya pasangan yang baru menjadi orang tua dan memiliki anak pertama lebih sering menunjukkan hal tersebut. Padahal, perlu diketahui bahwa kolik bukan mengindikasikan masalah pada tubuh.

Meskipun bayi mudah menangis, rewel, dan lekas marah selama total 3 jam, lebih dari 3 hari seminggu, atau selama 3 minggu lebih. Perkembangan bayi itu merupakan satu kesatuan, memang ada bayi yang jarang menangis dan ada pula yang sering menangis. Jadi bayi yang sering menangis pun tidak selalu menunjukkan ada yang salah pada tubuhnya.

  1. Kolik Bukan Kesalahan Orang Tua

Ibu dan ayah banyak yang merasa bersalah ketika mendapati bayinya menangis terus menerus. Mereka menganggap bahwa hal tersebut terjadi karena ketidakmampuannya merawah serta mengasuh buah hati. Padahal memang tidak ada sebab yang jelas yang membuat bayi mengalami kolik.

Jadi ketidakmampuan orang tua dalam merawat dan mengasuh bayi dinilai tidak ada hubungannya sama sekali. Umumnya banyak orang yang melakukan cara seperti memberi bayi sesuatu untuk diisap, membedong, atau mengayun untuk membuat bayi menjadi lebih tenang. Namun pada banyak kasus berbagai cara ini bahkan tidak banyak menolong.

  1. Kolik Tidak Disebabkan oleh Masuk Angin atau Perut Kembung

Meskipun perut kembung atau masuk angin memang bisa membuat anak menjadi rewel. Namun bayi kolik setiap hari tidak lantas disebabkan oleh kedua hal tersebut. Seperti yang telah dijelaskan, tidak ada alasan pasti yang menjelaskan kondisi mengenai kolik ini. Jadi anda tidak bisa menggunakan obat obat tertentu untuk menyembuhkan kolik.

  1. Kolik Dimulai Beberapa Hari Setelah Bayi Lahir

Kolik memang umumnya terjadi pada bayi baru lahir, di awal awal kehidupan mereka. Biasanya tangisan tanpa alasan yang jelas mulai muncul dan mengheboh ketika bayi menginjak usia 2 minggu, dan perlahan menghilang dengan sendirinya sekitar usia bayi memasuki 4 bulan.

Meskipun cukup umum terjadi, namun tidak semua bayi secara pasti akan mengalami kolik. Karena seperti yang telah disinggung, ada bayi yang memang jarang menangis selama pertumbuhannya. Dan bayi yang mendapat ASI eksklusif ditemukan memiliki tingkat tangis lebih rendah, walaupun tetap banyak juga yang mengalami kolik.

  1. Kolik Tidak Menyebabkan Bayi Menjadi Tukang Ngambek

Karena saat bayi si kecil sering menangis, banyak orang salah kaprah menganggap mereka akan tumbuh menjadi anak yang suka ngambek. Sebab tidak ada efek abadi pada bayi yang mengalami kolik dan sering menangis. Namun tentu berbeda apabila bayi mengalami kekerasan atau sering diguncang selama kolik berlangsung.

Itulah beberapa fakta seputar kolik pada bayi yang perlu diketahui agar anda tidak salah kaprah. Meskipun berbagai cara yang dilakukan untuk mengatasi kolik dinilai tidak begitu banyak membantu, namun tidak ada salahnya apabila anda mencoba membuat si kecil merasa lebih nyaman. Misalnya dengan memberinya botol susu anti kolik dan lain sebagainya.